Selamat Datang


Semoga Tulisan ini menambah wawasan kita tentang apa, kapan, bagaimana, siapa, di mana, berapa
.... segala sesuatu di Pramuka ....
Bila ada yang kurang benar, salah dan kurang enak dipandang, saran dan kritiknya ya
... masih tahap pengembangan nih ...

............. (^-^) ................................

html

Minggu, 13 September 2015

Jelajah Rakit dan TKK 2015

Pada Hari Minggu tanggal 13 September 2015, disaat semua anak sedang berlibur, melihat TV dan keluar rumah untuk bermain, adik-adik dari SMPN 2 Trawas melakukan kegiatan yang diberi nama Jelajah Rakit dan TKK 2015, dengan penuh semangat mereka melakukan kegiatan dengan rute Lapangan Trawas - Bukit Gajahmungkur ( Gunung Butak ) - Reco Lanang - Dsn. Kemloko - Dsn Jara'an - Ds. Trawas - Finis di Lapangan Trawas dengan perkiraan jarak tempuh 25 km.
Tugas yang dijalankan antara lain :
1. Bersembunyi dan Merayap mendekati pembina saat di hutan tanpa bersuara ( syarat tambahan TKK )
2. Membasuh muka dengan air gunung di mata air ( guna : membersihkan debu gunung )
3. Mencatat hewan dan tumbuhan bisa dimakan yang ditemui ( syarat mendapatkan TKK Jelajah )
4. Sejarah Reco Lanang ( Tugas tambahan TKK )
5. Membawa air Sumber ke Finish ( guna membersihkan debu saat tiba di tempat Finish )
6. Melihat dan menyebutkan jejak hewan yang melewati jalan ( Syarat TKK Jelajah )
Semoga bermanfaat buat semua ya ... tunggu kegiatan selanjutnya
pengarahan dari kak yudi sebelum berangkat

 sms dulu pesen bakso ah biar diantar ke sini

 kawan baik nih

 sembunyi di bawah pohon kopi biar tidak hitam
 
 malu ah di foto nih

 yang penting heppy ya

 yang belakang itu penampakan semua

 yeeee difotooo ...

 pegalnyaaa ...

 yang penting senyum deh 

 ngguntingnya tuh disini ...

 area hutan kalanjana

lihat hewan aneh di hutan kalanjana " pada heboh n kagum "

perut keroncongan nih
 
 tiba juga di pos III hutan berkabut

 buka bekal

 yang mau yang mau ayo beri saya makanan eh jangan buang sampah sembarangan
adik-adik ini ada-ada saja

 eksyen dengan tongkat anehnya


 ayo buka bekal dong

 putra tidak kalah eksyennya

 kelas 9 nih

 monyongkan mulut yuuuk ....

 asyik ...

berdo'a dulu ah sebelum makan

ikuti foto-foto selanjutnya ya ...

Jumat, 11 September 2015

Gunung Penanggungan

Gunung Penanggungan (dahulu bernama Gunung Pawitra) (1.653 m dpl) adalah gunung berapi kerucut (istirahat) yang terletak di Jawa Timur, Indonesia. Posisinya berada di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Mojokerto (sisi barat) dan Kabupaten Pasuruan (sisi timur), berjarak kurang lebih 55 km dari Surabaya. Gunung Penanggungan merupakan gunung kecil yang berada pada satu kluster dengan Gunung Arjuno dan Gunung Welirang yang jauh lebih besar. Gunung Penanggungan sering disebut sebagai miniatur dari Gunung Semeru, karena hamparan puncaknya yang sama-sama terdapat pasir dan batuan yang luas. Menurut kepercayaan Jawa Kuna, Gunung Penanggungan merupakan salah satu bagian puncak Mahameru yang dipindahkan oleh penguasa alam. Penanggungan merupakan salah satu gunung suci dari sembilan gunung suci di Jawa.
Dilihat dari sisi sejarah, gunung ini memiliki nilai yang penting. Di sekujur lereng gunung ini ditemui berbagai peninggalan purbakala, baik candi, pertapaan, maupun petirtaan dari periode Hindu-Buddha di Jawa Timur. Berdasarkan studi selama dua tahun (2012-2014) ditemukan 116 situs percandian atau objek kepurbakalaan, mulai dari kaki sampai mendekati puncak gunung. Beberapa struktur yang ditemukan adalah Gapura Jedong (926 Masehi), Petirtaan Jalatunda (abad ke-10), Petirtaan Belahan, Candi Kendalisodo, Candi Merak, Candi Yudha, Candi Pandawa, dan Candi Selokelir.dan candi-candi yang lain seperti candi lurah, candi carik, candi bayi, candi puti, candi naga, dan masih banyak yang lainnya. Selain bangunan Hindu, ditemukan pula punden berundak dan tempat pertapaan. Candi-candi di Gunung Penanggungan memiliki gaya yang unik, yaitu bangunannya menempel pada dinding gunung/lereng, tidak berdiri sendiri.
Vegetasi yang menutupnya merupakan kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.
Untuk barang bawaan tidak ada tiket masuk, namun jika teman teman membawa motor, teman teman harus memparkir motor di area start pendakian yang harganya biasanya Rp. 5.000 untuk sehari semalam per motornya.
Pemandangan malam minggu di lokasi ini memang selalu ramai, karena di lokasi ada beberapa warung untuk sekalian nongkrong. Jadi jika tidak berniat mendaki, niatlah nongkrong saja di warung yang buka 24 jam, warung yang tak asing adalah warung Bu Indah, warung pertama di sebelah kanan.
Tiket pendakian Gunung Penanggungan Rp.8.000 dengan bonus kantong plastik besar untuk sampah dan kalau beruntung akan bonus stiker juga. Pendakian ke puncak bayangan selama setengah jam terakhir akan tampak aman dan santai. Sebelum akhirnya akan mulai menanjak dengan medan tanah padat yang pasti licin jika turun hujan.
Tidak ada sumber air hingga di puncak Gunung Penanggungan, jadi untuk mendaki gunung ini, bawalah air secukupnya dari basecamp. Trek akan terus menanjak hingga sampai di puncak bayangan. Ketika mendekati puncak bayangan, jalur akan menyempit seperti jalur tikus dengan banyak tikungan sampai di puncak bayangan. Hanya dibutuhkan waktu 2 jam trekking dari basecamp sampai di puncak bayangan jika tidak terlalu banyak berhenti atau istirahat. Puluhan tenda akan nampak memenuhi puncak bayangan di malam minggu.
Walaupun Gunung Penanggungan tidak terlalu tinggi dan dingin, lebih baik siapkan perlengkapan yang bisa membuat tidur nyaman, seperti jaket, celana polar atau jas hujan untuk pengganti matras agar tidak kedinginan di dalam tenda.
Kemiringan lereng penanggungan sekitar 45 derajat dengan medan bebatuan besar yang akan menuntun sampai puncak. Meski tidak tinggi namun gunung ini cukup bisa membuat ngesot ketika mendaki atau menuruni puncaknya. Hanya ada rerumputan di sekitar jalur pendakian ke puncak. Jika cuaca cerah, sedialah penutup kepala untuk menghindari panas.

Pendakian ke puncak Gunung Penanggungan dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 1 jam jika tidak terlalu banyak berhenti atau beristirahat maupun berfoto ria. Dari puncak akan tampak deretan Gunung Arjuna, Gunung Welirang, Gunung Kawi, Gunung Buthak dan juga Gunung Semeru. Di puncak akan tampak kawah mati yang sudah ditumbuhi rumput ilalang karena gunung ini tergolong gunung api yang istirahat.


Biasanya sebelum siang kabut akan turun menutupi puncak. Untuk menuruni puncak Gunung Penanggungan hingga ke pos bayangan perlu berhati-hati karena jalur yang terjal dan curam akan sangat berbahaya jika tidak lihai menuruni jalur tersebut, batu yang dipijak kadang tidak lekat dengan tanah dan bisa membahayakan pendaki yang lain. Dari puncak bayangan kembali ke basecamp jalur tanah padat yang nyaman akan mempercepat langkah untuk turun. Kita bisa berlari menuruni puncak bayangan dan hanya membutuhkan waktu 1,5 jam untuk sampai di basecamp.


sumber :
1. https://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Penanggungan
2.  http://manusialembah.blogspot.co.id/2015/04/pendakian-gunung-penanggungan-1653-mdpl_21.html

Kamis, 10 September 2015

Profil Organisasi KAPPAHS



Kita dan Lingkungan ” !!!
Mengapa masyarakat kita yang katanya berbudaya memiliki keadaan pencemaran lingkungan yang luar biasa seperti pencemaran air, udara, tanah dan sebagainya. Tidakkah pengertian berbudaya telah usang dalam masyarakat kita ? terus bagaimana dengan diri kita masing – masing ?
Pencemaran dan perusakan lingkungan bukan semata – mata bersumber dari kemiskinan, kelebihan penduduk, teknologi yang tidak terkontrol, dan kurangnya peraturan hukum, akan tetapi karena lebih banyak disebabkan oleh menurunnya kesadaran adaptasi kolektif dan rendahnya tanggung jawab masyarakat terhadap lingkungan alam sekitar.
Melihat serta merenungi dari kenyataan tersebut diatas kami selaku generasi muda tergugah untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian serta tanggung jawab terhadap lingkungan alam sekitar demi keutuhan ekosistem alam dengan mewujudkan kesadaran, kepedulian serta tanggung jawab mencintai lingkungan alam sekitar dengan bentuk kegiatan yang nyata.

ORGANISASI PRAPALA MA. “ WAHID HASYIM ”
“ K A P P A H S ”
( Komunitas Arek Pramuka, Pecinta Alam Wahid Hasyim TrawaS )


A.    PENDAHULUAN
Bermula dari Hobby serta kegemaran berkegiatan dialam bebas, seperti mendaki gunung, berkemah, / Hiking Tracking serta kegiatan didalam ke Pramukaan yang dimiliki beberapa Siswa – Siswi MA. “Wahid Hasyim” Trawas, merupakan cikal bakal terbentuknya suatu wadah guna menampung minat bakat serta hobby keorganisasian dalam bentuk wadah perpaduan antara Pramuka dan Pecinta Alam (  PRAPALA ) di MA. “Wahid Hasyim” Trawas.
Gagasan serta Ide – ide untuk mendirikan organisasi ini bermula ketika pada tanggal 12 April tahun 2002, beberapa dari siswa – siswi MA. “Wahid Hasyim” ikut serta dalam kegiatan pendakian gunung bersama dengan tujuan Gunung Welirang yang disaat itu didampingi oleh salah satu dewan guru ( Bapak ATIEM POEGOE WASONO, S.Pd ) bersama dengan Pecinta Alam RINGGIT dari SMU Sejahtera Prigen, serta kegiatan berkemah yang diadakan pada saat lepas pisah kelas III / XII pada periode tahun 2003, disana untuk pertama kalinya dikenalkan teknik kegiatan Prusic Repling dan periode 2004, Para Dewan Guru pada saat itu pun juga turut ikut serta mendampingi kami, yang bertempat sama yaitu di Pantai Gondang Merak salah satu pantai diwilayah pasuruan dekat dengan pantai Bale Kambang. Maka dari sanalah timbul keinginan untuk membentuk wadah organisasi bagi siswa – siswi yang mempunyai kegemaran dalam kegiatan dialam bebas seperti tersebut diatas.
Untuk pertama kalinya pada tanggal 12 September 2007, kami atas nama Siswa – Siswi baik dari OSIS maupun dari perwakilan kelas X s/d XII dengan dibantu oleh salah satu kakak dari alumnus periode 2003 ( Yahya ), kami mengadakan rapat koordinasi yang bermaksud untuk merealisasikan sekaligus mendirikan suatu wadah organisasi dalam menjebatani keinginan Siswa – Siswi serta Alumnus MA. “Wahid Hasyim” untuk menghidupkan kembali kegiatan Ektrakulikuler baik Pramuka dan Pecinta Alam disekolah tercinta ini, serta ingin memajukan sekolah MA. “Wahid Hasyim” dibidang Dedikasi dan Pembinaan Siswa – Siswi dalam mencetak insan - insan / Generasi Penerus Bangsa yang bermutu, berakhlak serta berbudi pekerti yang luhur.

B.     NAMA, TEMPAT & KEDUDUKAN ORGANISASI
a.  Organisasi ini bernama : KAPPAHS ( Komunitas Arek Pramuka, Pecinta Alam Wahid Hasyim TrawaS ).
b.  Organisasi ini bertempat di : Jln. Ki Ageng Tambak Boyo No. 91 Ketapanrame tepatnya di MA. “Wahid Hasyim” / sebagai Base Camp.
c.  Organisasi ini berkedudukan sebagai organisasi Ektrakulikuler dibawah OSIS.

C.    ANGGOTA
Anggota KAPPAHS berasal dari Siswa – Siswi serta Alumnus MA. “Wahid Hasyim” dengan ketentuan bahwa yang bersangkutan berkesanggupan untuk ikut serta memajukan sekolah dalam bidang keorganisasian dan dinyatakan telah memenuhi persyaratan – persyaratan keanggotaan yang telah ditetapkan dalam AD / ART organisasi KAPPAHS ( Anggaran Dasar & Anggaran Rumah Tangga ).

D.    VISI dan MISI KAPPAHS
1.VISI KAPPAHS :
a.       Sebagai wahana atau wadah berhimpunya bagi siswa – siswi serta alumnus MA. “Wahid Hasyim” yang gemar berkegiatan dialam bebas khususnya kegiatan peduli lingkungan.
b.      Sebagai wadah untuk menampung dan menyalurkan Aspirasi para siswa – siswi serta alumnus dibidang keorganisasian yaitu Pramuka dan Pecinta Alam.
c.       Sebagai wadah komunikasi, interaksi dan aktualisasi para siswa – siswi serta alumnus dalam memupuk, mengembangkan, menumbuhkan sifat serta sikap sebagai generasi penerus bangsa yang nantinya dapat diandalkan dan di bangakan.
d.      Sebagai wadah kaderisasi para generasi muda dalam menciptakan dan mempersiapkan kader – kader yang memiliki kesadaran dan tanggung jawab yang tinggi dalam memperjuangkan serta menjunjung tinggi makna Ideologi Bangsa dalam kehidupannya sehari – hari.

2.MISI KAPPAHS :
a.       Terciptanya siswa – siswi yang benar – benar berjiwa peduli atas keadaan sekitar pada khususnya serta terhadap lingkungan alam pada umumnya.
b.      Terciptanya siswa – siswi sebagai generasi yang disiplin sebagai cerminan jiwa patiotisme Bangsa.
c.       Terciptanya siswa – siswi yang berpendirian yang kokoh dalam mengamalkan dan menjunjung tinggi Ideologi Bangsa ( PANCASILA ).
d.      Terciptanya jalinan silahturahmi yang erat atau jalinan kekeluargaan yang kokoh diantara siswa – siswi, alumnus serta kepada para Dewan Guru pada khususnya dan masyarakat sekitar pada umumnya.
e.       Terciptanya generasi penerus Bangsa yang selalu / senantiasa siap sedia dan dapat dibangakan.

E.     RUANG LINGKUP KEGIATAN
Dibawah ini gambaran tentang ruang lingkup kegiatan organisasi KAPPAHS :
1.      KAPPAHS dilihat dari struktur keorganisasian dalam lembaga sekolah terletak dibawah OSIS. Maka dalam kegiatan berupa apapun yang dilaksanakan oleh OSIS, anggota KAPPAHS wajib ikut serta dalam mensukseskan kegiatan tersebut karena KAPPAHS merupakan bagian dari OSIS                         MA. “Wahid Hasyim”.
2.      Kegiatan keorganisasian KAPPAHS baik bersifat rutinitas dalam bentuk materi maupun dalam bentuk praktek dilapangan dilaksanakan dalam jangka waktu ( semisal : 2 s/d 3 kali pertemuan dalam setiap bulannya ).
3.      Koordinasi atau rapat organisasi diadakan setiap 3 ( tiga ) bulan sekali, yang dimaksudkan untuk memberikan laporan kegiatan kepada Pembina dan Kepala Sekolah, serta melakukan persiapan dalam kegiatan yang dilaksanakan organisasi baik itu yang bersifat rutinitas atau yang lainnya, serta membantu kegiatan OSIS bila ada.

F.     KEPENGURUSAN
Kepengurusan diadakan atau berjalan selama 1 ( satu ) periode dalam 1 ( satu ) tahun, serta akan diadakan Resafel / pergantian kepengurusan setelah 1 ( satu ) masa periode kepengurusan tersebut berakhir. Dalam memasuki periode kepengurusan yang baru terdapat masa Transisi ( uji coba ) dalam waktu 3 ( tiga ) bulan pertama, yang bertujuan agar kepengurusan yang baru dapat mempersiapkan program kerja organisasi selanjutnya. (untuk bagan dan struktur organisasi terlampir pada lampiran 1). 

G.    LOGO atau SIMBUL KAPPAHS
1.      Kriteria :
a.       Arah Mata Angin 8 ( delapan ) penjuru dengan warna hitam putih.
b.      Tulisan “ KOMUNITAS AREK PRAMUKA, PECINTA ALAM WAHID HASYIM ” dengan warna hitam, membujur dari kanan ke kiri diantara arah mata angin.
c.       Api membara menyala kuning keemasan dengan 7 (tujuh) lidah api terletak dibelakang lingkaran berwarna biru didalam lingkaran terdapat bunga warna merah berkelopak 5 ( lima ).
d.      2 ( dua ) sayap yang terbentang warna putih dengan garis tepi bulu warna hitam, masing – masing sayap memiliki 8 ( delapan ) helai bulu, disayap kanan terdapat symbol Kepanduan Dunia dengan warna ungu, pada sayap kiri terdapat symbol Pramuka dengan warna coklat.
e.       Pita dengan warna biru yang membujur serta didalamnya terdapat tulisan “ KAPPAHS ” dengan warna putih.
f.       Dibawah pita terdapat tulisan “ TRAWAS ” dengan warna hitam.

2.      Arti atau Kiasan Lambang :
a)      Arah Mata Angin 8 ( delapan ) penjuru : Pedoman, adanya keyakinan atas tujuan.
b)      Tulisan yang membujur : Adanya satu kesatuan dari 2 ( dua ) sisi / latar belakang yang berbeda                    ( Pramuka & Pecinta Alam ) yang disatukan dan dapat saling mengisi satu sama lain.
c)      Kedua sayap yang membentang : Keprasahajaan dan keterbukaan dalam melihat, memahami, memilah, memilih maupun dalam memutuskan sesuatu serta dalam menyikapi perbedaan yang ada.
Ø Kepanduan dan Pramuka bersifat universal dalam organisasi KAPPAHS.
Ø 16 (enam belas) helai bulu sayap :
» 5 (lima) helai mengkiaskan ; PANCASILA
» 3 (tiga) helai mengkiaskan ; Asas Pecinta Alam
» 7 (tujuh) helai mengkiaskan ; Kode Etik Pecinta Alam
» 1 (satu) helai mengkiaskan ; Sandi Ambalan ( AMBALAN “WAHID HASYIM” )
» 3 (tiga) Penopang Sayap mengkiaskan ;
* Sebagai Makluk Beragama
* Sebagai Makluk Sosial
* Sebagai Makluk Individu.
d)     Lingkaran Biru didalamnya terdapat Bunga Merah Berkelopak Lima : Kebulatan tekat untuk memegang teguh serta mengamalkan Ideologi Bangsa ( PANCASILA) dalam mewujudkan kedamaian.
e)      Api yang Membara : Semangat jiwa yang tak pernah padam dalam mengapai cita – cita, melaksanakan kewajiban, memperjuangkan kebaikan dan kebenaran.
Ø 7 (tujuh) Lidah Api mengkiaskan ; Motto KAPPAHS.
f)       Pita : Mudah dalam menyesuaikan diri atau dapat beradaptasi kapan saja dan dimana saja.
g)      Tulisan “ KAPPAHS ” : Nama organisasi yang terbentuk dari perpaduan antara PRAPALA                 ( Pramuka dan Pecinta Alam ) di MA. “ Wahid Hasyim ” Trawas.
h)      Tulisan “ TRAWAS ” : Wilayah Kecamatan / tempat / alamat organisasi KAPPAHS terbentuk di MA. “ Wahid Hasyim.
i)        Warna :
Ø Warna Merah : Keberanian/Berani karena benar (lidah api, lingkaran, bunga berkelopak lima).
Ø Warna Putih : Kesucian dalam sifat, sikap yang tercermin dalam perilaku sehari – hari (sayap & tulisan KAPPAHS).
Ø Warna Kuning Keemasan : Kemuliaan serta Budi Pekerti Yang Luhur (bara api).
Ø Warna Biru : Kedamaian (pita).
Ø Warna Ungu : Ketenangan (symbol kepanduan).
Ø Warna Coklat : Kesuburan (symbol pramuka).
Ø Warna Hitam : Keteguhan serta Kemantapan (arah mata angin, tepian sayap, tepian pita).
H.    ANGGARAN DANA
Sebagai organisasi yang berkeinginan agar tetap Exis dan dapat menjalankan roda keorganisasian salah satunya dengan pengerakan dibidang anggaran dana yaitu yang diperoleh dari :
1.      Iuran Pokok ( wajib ) dari anggota yang telah menjadi kesepakatan bersama dalam pelaksanaan serta nilai besarnya iuran anggota.
2.      Iuran Suka Rela yang pada tiap kali diadakan forum atau rapat organisasi yang tidak ditentukan besar nilainya.
3.      SHU ( sisa hasil usaha ) yang diperoleh dari kegiatan peningkatan kreatifitas dan pengembangan usaha organisasi.
4.      SHK ( sisa hasil kegiatan ) yang diperoleh dari atau setelah dan dalam kegiatan atau event tertentu yang dilaksanakan atau diikuti organisasi.
5.      Dari Sponsor ( sumbangan yang mengikat dalam tempo waktu tertentu ) dalam bentuk usaha / event tertentu ( kegiatan bersama ).
6.      Lain – lain yaitu sumbangan yang tidak mengikat dari pihak lain.

I.       PENUTUP
Demikian proposal pengajuan berdirinya organisasi KAPPAHS ini kami buat, dengan besar harapan agar nantinya dapat dijadikan pertimbangan sekaligus pijakan untuk exis dan berkembangnya organisasi KAPPAHS ini kedepan.
Sebelum dan sesudahnya untuk segenap pihak yang ber itikad baik dalam mendukung sukses berdirinya organisasi KAPPAHS ini, kami mengucapkan beribu terima kasih.


Trawas, 13 September 2007.

Selasa, 25 Agustus 2015

aGENDA bULAN aGUSTUS

Agenda kegiatan Kecamatan Trawas di bulan Agustus ini antara lain :
1. Karnaval Drumband se-Kec. Trawas   tanggal 12 Agustus 2015  start mulai Lapangan Bola Desa Ketapanrame - Kecamatan Trawas - Ds.Kesiman - Finish balai desa Ds. Tamiajeng

2. Upacara HUT Pramuka ke 54  : Peserta = SDN Ketapanrame 1, SDN Ketapanrame 2, SDN Trawas 1, SDN Trawas 2, SDN Tamiajeng, SDN Selotapak, MI Setia Bhakti, MI Dwi Dasa Warsa, SMPN 1 Trawas, SMPN 2 Trawas, SMAN 1 Trawas, MTs. Thoriqul Ulum Trawas, MA Wahid Hasyim Trawas, SMA YPD Trawas. pelaksanaan di lapangan Trawas. tanggal 14 Agustus 2015 jam 08.00 WIB s.d. selesai

3.Gerak jalan tanggal 15 Agustus 2015 jam 14.00 WIB s.d. selesai start mulai Lapangan Trawas - Ds. Trawas - Dsn. Jara'an - Dsn. Jaten - Ds. Selotapak - Ds. Tamiajeng - Ds. Kesiman - Kec. Trawas - Lap. Terminal Trawas

4.  Upacara HUT RI ke 70 : peserta = SDN Ketapanrame 1, SDN Ketapanrame 2, SDN Trawas 1, SDN Trawas 2, SDN Tamiajeng, SDN Selotapak, MI Setia Bhakti, MI Dwi Dasa Warsa, SMPN 1 Trawas, SMPN 2 Trawas, SMAN 1 Trawas, MTs. Thoriqul Ulum Trawas, MA Wahid Hasyim Trawas, SMA YPD Trawas. pelaksanaan di lapangan Trawas. tanggal 17 Agustus 2015 jam 08.00 WIB s.d. selesai

5. Jalan Santai tanggal 22 Agustus 2015 jam 06.00 WIB - 09.00 WIB : rute kecamatan Trawas - BRI Trawas - Ds. Tamiajeng - Rondo Kuning - Ds. Bantal - Dsn. Duyung - Dsn. Sumbersari - Ds. Kesiman - Kecamatan Trawas.